Berita

Bupati Lombok Tengah Hadiri Pembukaan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara
Blog Single

Bupati Lombok Tengah Hadiri Pembukaan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara

Praya – 14/07/2026, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., menghadiri pembukaan kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang diselenggarakan di Hotel Raja Kuta Mandalika, Lombok Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan instansi vertikal, perangkat daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta peserta dari berbagai unsur yang menjadi sasaran pembinaan kesadaran bela negara.

Kegiatan sosialisasi dan diseminasi ini merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat karakter kebangsaan masyarakat melalui pemahaman terhadap nilai-nilai dasar bela negara. Selain sebagai amanat konstitusi, bela negara juga menjadi pondasi penting dalam membangun bangsa yang tangguh, berdaya saing, serta mampu menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah menyampaikan bahwa bela negara tidak hanya dimaknai sebagai upaya mempertahankan negara dari ancaman militer, tetapi juga diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, menghormati keberagaman, menaati peraturan, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan sesuai dengan profesi dan bidang pengabdiannya masing-masing.

"Bela negara merupakan tanggung jawab bersama. Nilai-nilai cinta tanah air, semangat persatuan, disiplin, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama harus terus kita tanamkan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat tersebut, kita dapat memperkuat ketahanan bangsa sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan," ujar Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi membawa berbagai peluang sekaligus tantangan. Arus informasi yang begitu cepat harus disikapi secara bijaksana agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, paham radikalisme, intoleransi, maupun berbagai bentuk ancaman nonmiliter yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

Menurutnya, pembinaan kesadaran bela negara harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, hingga keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter generasi muda.

Lebih lanjut, Bupati berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya bela negara sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan yang mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing sehingga semangat nasionalisme terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, lanjut Bupati, akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun karakter masyarakat yang berintegritas, berdaya saing, dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi.

Melalui penyelenggaraan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara ini, diharapkan semakin tumbuh kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, memperkokoh nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan Kabupaten Lombok Tengah yang aman, harmonis, maju, mandiri, dan sejahtera sebagai bagian dari Indonesia yang kuat dan berdaulat.

Related Posts:

blog comments powered by Disqus